Informasi lengkap silahkan hubungi : 0341 - 717753

Rabu, 12 Februari 2020

Belajar Survival dan Kekompakan dalam Ajang Outbound Bersama SMP Islam dan SMK BM

Administrator Web








MALANG_BM-Sekitar 100 siswa SMP Islam Baitul Makmur dan SMK Baitul Makmur (BM) mengikuti acara outbound bersama di Precet Forest Park, Sabtu (8/2/2020). Tempat wisata ini berada di Dusun Precet, Desa Sumbersuko, Kecamatan Wagir, Kabupaten Malang.

      Ketua Pelaksana Outbound Bersama SMP Islam Baitul Makmur dan SMK Baitul Makmur Tahun 2020, Defi Nurkholis, S.Pd, mengatakan agenda outbound bersama antara SMP Islam dan SMK Baitul Makmur ini merupakan kali kedua dilaksanakan. Tahun lalu, outbound bersama dilaksanakan di wisata alam air terjun Coban Talun, di Kota Batu.

      Menurut guru kelahiran Lumajang ini, tujuan digelarnya outbound adalah untuk memperkenalkan cara-cara bertahan hidup atau survival di alam bebas. “Dengan mengetahui cara-cara mempertahankan hidup di alam bebas, siswa setidaknya memiliki pengetahuan jika suatu saat ada yang mengalami,” kata dia.

      Selain memperkenalkan cara bertahan hidup di alam bebas, lanjut dia, siswa juga diajarkan kekompakan atau kerja sama dalam sebuah tim. “Kekompakan atau kerja sama tim ini diperoleh dari kegiatan permainan yang dilakukan siswa seperti fun game, uji ketangkasan, dan survival,” ujar dia.

Seperti diketahui, Precet Forest Park tidak hanya menyajikan pemandangan alam yang indah. Tapi tempat wisata yang terletak di kaki Gunung Kawi ini juga mendapatkan udara yang sejuk khas pengunungan. Tempat wisata itu dikelilingi hutan pinus, dan dikelola dengan baik. Di tempat ini ada beberapa wahana tersedia, di antaranya flying fox,  mini motor trail, spot selfie, dan taman bunga. (hen)


Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Senin, 03 Februari 2020

Delapan Siswa SDI Baitul Makmur Ikuti Student Exchange di Malaysia

Administrator Web







MALANG_BM-Sebanyak delapan siswa SD Islam (SDI) Baitul Makmur dan satu guru pendamping mengikuti kegiatan Student Exchange Tahun 2020 di Sekolah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya, Rawang 48010, Selangor, Malaysia. Kegiatan ini berlangsung selama 10 hari mulai 13-24 Januari 2020.

       Guru Pendamping Student Exchange Tahun 2020 SDI Baitul  Makmur, Adiretno Fitriasari Faihaa, S.Pd mengatakan, pelaksanaan Student Exchange tahun ini merupakan yang keempat kalinya digelar sejak pertama kali dilaksanakan tahun 2012.
“Kali ini jumlah siswa yang berangkat sebanyak delapan anak dari kelas 4, 5, dan 6. Rinciannya, Kelas 4 ada dua siswa, Kelas 5 sebanyak lima siswa, dan Kelas 6  ada satu siswa,” papar guru yang akrab disapa Tc.(teacher) Fai ini.

 Lebih lanjut dijelaskan dia, pelaksanaan Student Exchange bertujuan untuk memperluas wawasan siswa SDI Baitul Makmur, khususnya peserta yang mengikuti kegiatan ini. “Siswa yang menjadi peserta Student Exchange diajak mengenal budaya di sekolah tujuan. Selain itu, siswa juga diajak mengenal secara langsung proses pembelajaran di Sekolah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya selama tinggal di Selangor, Malaysia,” kata guru kelahiran Damaskus ini.

Dia menambahkan, kegiatan pembelajaran dilakukan mengikuti jadwal sekolah umum di Malaysia yakni Senin-Jumat. “Pelajaran dimulai pukul 07.00 sampai pukul 13.00, Tetapi sepulang sekolah siswa masuk lagi pukul 15.00 untuk mengikuti pelajaran mengaji di sekolah lain,” kata dia.
Menurut Tc. Fai, saat mengikuti kegiatan proses belajar mengajar di Sekolah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya, kebetulan sedang berlangsung kejuaraan atlet, di ataranya pemilihan atlet maraton, dan lain-lain. ”Kalau di sini kejuaraan atlet ini semacam kegiatan Porseni,” ujar dia.

      Dari pengenalan langsung ini, lanjut Tc. Fai, diharapkan siswa yang mengikuti Student Exchange bisa mempraktikkan pengalaman yang didapat kepada teman-temannya. “Dari Student Exchange ini kami banyak mendapatkan pengalaman positif yang bisa dipraktikkan di Baitul  Makmur. Di antaranya adalah soal kedisiplinan dan adab siswa. Mereka (murid-murid di Sekolah Kebangsaan Bandar Sungai Buaya) sangat disiplin mulai dari kedatangan, menghormati  guru, dan lainnya. Aturan benar-benar ditegakkan, ada penerapan punishment walaupun tidak dengan kekerasan,” kata Tc. Fai. (hen)


Penulis/Editor:  Hendarmono Al Sidarto






Coprights 2018 | Designed By | #GoldCreative