Informasi lengkap silahkan hubungi : 0341 - 717753

Minggu, 05 Januari 2020

Apa Itu Gangguan Autoimun?

Administrator Web







Oleh: Puji Erlenawati, A.Md.Keb

Sistem kekebalan tubuh dirancang untuk melawan zat asing dan berbahaya yang disebut antigen, dan juga mencegahnya dari kerusakan jaringan dan organ. Namun, sel-sel tubuh juga mengandung antigen, dan sistem kekebalan tubuh seharusnya bisa membedakan antara antigen alami tubuh dan antigen asing yang dapat menyebabkan masalah. jika sistem kekebalan tubuh memiliki masalah, maka dapat menyebabkan tubuh gagal untuk membedakan antara antigen alami tubuh dan antigen asing. Masalah tersebutlah yang dinamakan gangguan autoimun. Dalam gangguan autoimun ini, sistem kekebalan tubuh akan menyerang sel tubuh itu sendiri sehingga menyebabkan peradangan pada jaringan.
Ada cukup banyak jenis gangguan autoimun. Beberapa yang paling umum antara lain :
·      Rheumatoid arthritis (gangguan inflamasi kronis yang mempengaruhi sendi tangan dan kaki ),
·      Diabetes tipe 1 (Insulin dependent diabetes mellitus)
·      Lupus eritematosus sistemik/SLE
·      Multiple sclerosis (Sklerosis ganda)
·      Psoriasis (Kulit bersisik yang gatal)
·      Penyakit Graves/penyakit Basedow (Gangguan berbentuk kupu-kupu di kelernjar tiroid)
Hal yang memicu sistem kekebalan tubuh untuk menyerang sel tubuh itu sendiri masih merupakan misteri. Meskipun ada beberapa teori untuk menjelaskan hal tersebut, tetapi teori tersebut hanya benar terbukti untuk beberapa orang saja, dan ternyata tidak berlaku pada orang lain. Misalnya, zat-zat asing yang serupa dengan yang dihasilkan oleh tubuh secara alami dapat menjadi pemicu pada beberapa orang, tetapi sistem kekebalan tubuh orang lain akan tetap dapat membedakannya.

Penyebab Gangguan Autoimun

Penyebab pasti dari gangguan autoimun memang masih belum diketahui. Namun, para ahli percaya bahwa obat-obatan, virus, beberapa jenis bakteri, dan faktor genetik seseorang dapat menjadi penyebab kondisi tersebut. Meskipun para ahli belum bisa menentukan penyebab pasti dari gangguan autoimun, tetapi hasilnya dapat dikenali. Jenis gangguan ini menyebabkan kerusakan jaringan tubuh, perubahan fungsi organ, atau perubahan dalam pembentukan organ. Dan selebihnya lagi gangguan autoimun dapat mempengaruhi setiap bagian dari tubuh manusia, bagian tubuh yang paling terpengaruh seperti pembuluh darah, otot, sendi, jaringan ikat, kulit, sel darah merah, dan kelenjar endokrin.

Gejala Utama Gangguan Autoimun

Gejala gangguan autoimun bervariasi tergantung pada organ atau jaringan yang diserang oleh sistem kekebalan tubuh. Namun, gejala-gejala dari beberapa gangguan autoimun mungkin serupa, yang membuatnya sulit untuk mendiagnosa jenis gangguan dan memberikan pengobatan yang tepat.
      Beberapa gejala yang paling umum adalah nyeri sendi, demam, ruam, kelelahan, dan perasaan sakit yang biasa. Jika sendi yang terkena dampak, maka akan kemungkinan bahwa pasien akan mengalami deformitas/kelainan bentuk sendi.
Sistem kekebalan tubuh yang normal dapat berfungsi untuk menyerang setiap organ dalam tubuh, termasuk jantung, otak, ginjal, dan paru-paru. Dalam beberapa kasus, hal itu dapat menyerang lebih dari satu organ. Jika hal ini terjadi, pasien akan menunjukkan gejala yang lebih serius lagi. (*/hen)

(*)Penulis adalah Guru Keperawatan SMK Baitul Makmur



Editor: Hendarmono Al Sidarto

Administrator Web / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights 2018 | Designed By | #GoldCreative