Informasi lengkap silahkan hubungi : 0341 - 717753

Senin, 26 Agustus 2019

Memupuk Cinta Tanah Air melalui Lomba Agustusan

Administrator Web





MALANG_BM-Hari ulang tahun kemerdekaan RI yang ke-74 jatuh pada hari Sabtu tanggal 17 Agustus 2019. Sebagai wujud rasa cinta terhadap bangsa ini, semua masyarakat Indonesia mengadakan berbagai kegiatan yang menambah nilai-nilai perjuangan sejak awal Agustus. Tak terkecuali lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Yayasan Baitul Makmur, pada tanggal 16 agustus 2019 mengadakan berbagai rangkaian kegiatan lomba agustusan mulai dari jenjang TK, SD, SMP, dan SMK.  
Lomba yang digelar di TK di antaranya memakai kaos kaki dan memindahkan bola. Sedangkan di tingkat SD diadakan berbagai lomba, seperti baca teks proklamasi, puisi kemerdekaan, teks UUD’45, cipta puisi kemerdekaan, mewarnai, memasukkan cabe ke dalam botol, pukul air di dalam kantong plastik, mengarungi kapal, dan mengisi air dalam pipa.
Di tingkat SMP, ada lima macam lomba yang digelar, yakni kebersihan kelas, mading kelas, sepakbola sarung, senam beregu, menulis puisi bersambung, dan egrang.
Sementara, lomba agustusan untuk siswa SMK di antaranya memasukkan jarum jam ke dalam benang, kebersihan dan keindahan kelas, rangking 1, dan memasukkan belut ke dalam botol.
      Perlombaan ini digelar bertujuan untuk menumbuhkan cinta tanah air, mengajak anak-anak kreatif, dan membuat jiwa juang murid menjadi lebih kuat.  Tak hanya sebagai ajang refreshing, perlombaan juga melatih mental anak akan makna sportifitas, perjuangan tak kenal lelah, dan persaudaraan yang nantinya akan bermanfaat bagi masa depan mereka. (hen)





Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Kamis, 15 Agustus 2019

Tumbuhkan Rasa Empati dan Peduli kepada Sesama Melalui Berkurban

Administrator Web







MALANG-BM-Lembaga pendidikan yang bernaung di bawah Yayasan Baitul Makmur tiap tahun mengajak siswa dan orang tua siswa untuk menyalurkan hewan kurban lewat sekolah. 
“Alhamdulillah, pada Idul Adha tahun ini, Baitul Makmur berhasil mengumpulkan hewan kurban berupa sapi satu ekor dan kambing 7 ekor,” kata Ketua Panitia Hari Raya Idul Qurban 1440 H, Wawan Dwi Setyawan, S.Pd.I, ditemui di sela-sela penyembelihan hewan kurban, Selasa (13/8/2019).
      Ia menambahkan, hewan kurban itu berasal dari dua sumber. Pertama, kurban kambing sebanyak lima ekor atas nama pribadi siswa maupun orang tua siswa. Kedua, hewan kurban satu ekor sapi dan dua ekor kambing dari Yayasan Baitul Makmur.
      “Ada peningkatan jumlah hewan kurban dibandingkan tahun lalu yang hanya tiga ekor hewan kurban berupa satu ekor sapi dan dua ekor kambing,” ujarnya.
Ustadz Wawan, menyebutkan, seluruh hewan kurban itu dipotong pada hari Selasa (12/8/2019), di halaman sekolah Baitul Makmur. “Para siswa SD, menyaksikan langsung pemotongan kambing kurban tersebut. Sedangkan siswa SMP dan SMK menyaksikan pemotongan, kemudian ikut terlibat dalam penanganan daging kurban itu hingga siap didistribusikan,” ujarnya.

Selain itu, lanjut ustadz Wawan, wali murid dilibatkan dalam penyembelihan hewan kurban ini, yakni dari paguyuban sekolah dan yang berkurban. “Wali murid yang berkurban kita beri haknya. Selain itu, daging hewan kurban dibagikan kepada warga sekitar sekolah Baitul Makmur, siswa, guru dan  karyawan Baitul Makmur.  
Ustadz Wawan mengemukakan, program penyembelihan hewan kurban  dimaksudkan sebagai pembelajaran bagi para siswa. “Melalui program ini, kami ingin memperkenalkan pembelajaran kurban kepada para siswa. Selain itu, menumbuhkan rasa empati dan kepedulian kepada sesama.  Kami juga berharap, semoga ke depannya, para siswa terbiasa saling berbagi. Manakala nanti mereka sudah mampu, kelak mereka pun akan rutin berkurban tiap tahun,” tuturnya.
       Sementara itu, Ketua Seksi Distribusi Dewi Muyassaroh, S.Pd.l memimpin langsung siswa siswi SD Islam Baitul Makmur dalam pendistribusian daging kurban untuk warga sekitar sekolah. Distribusi  ini dengan melibatkan siswa SD Islam Baitul Makmur kelas 1, 2, dan 3.
      “Anak-anak, nanti saat membagikan ke rumah-rumah (warga di sekitar sekolah) sebelumnya lebih dulu ketok pintunya dan jangan lupa mengucapakan salam,” kata ustadzah Dewi, sapaan akrab Dewi Muyassaroh, S.Pd.I, saat memberikan pengarahan sebelum memberangkatkan siswa siswi SD Islam Baitul Makmur tersebut.
      Didampingi guru dan wali murid, siswa siswi kelas rendah tersebut berbaris yang masing-masing membawa satu bungkus daging kurban untuk dibagikan ke warga sekitar. (hen)


Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Coprights 2018 | Designed By | #GoldCreative