Informasi lengkap silahkan hubungi : 0341 - 717753

Jumat, 21 Juni 2019

Agama Dapat, Vokasi Hebat, dan Output Beradab

Administrator Web





Penguatan Karakter di SMK Baitul Makmur Mulai Tahun Ajaran Baru 2019/2020


MALANG_BM- Berbicara soal sekolah menengah kejuruan (SMK) berkarakter, khususnya sekolah swasta, di Malang memang banyak pilihan. Namun, ada yang beda di SMK Baitul Makmur yang beralamat di Jalan Sawojajar 17B No.58 ini. Mulai tahun ajaran baru 2019/2020, akan ada tambahan dalam proses kegiatan belajar mengajar (KBM), yakni penguatan karakter adab bagi anak didiknya. 
      Penguatan karakter adab ini melengkapi program literasi dan tahfidz yang saat ini menjadi andalan SMK Baitul Makmur. Saat ini, program literasi sudah membuahkan hasil dimana siswa SMK Baitul Makmur sudah berprestasi di tingkat Kota Malang, Provinsi Jawa Timur, dan pada Juli 2019 mendatang siap beradu di tingkat nasional. Sedangkan tahfidz dilakukan setiap pagi sebelum siswa masuk kelas menyetorkan langsung hafalannya kepada gurunya.
      SMK Baitul Makmur sendiri merupakan lembaga pendidikan di bawah naungan Pondok Pesantren Tahfizh Al-Qur’an Baitul Makmur. Selain SMK, lembaga pendidikan yang berada dalam naungan Pondok Pesantren ini adalah jenjang Kelompok Bermain dan Taman Kanak-Kanak (KB/TK), Sekolah Dasar Islam (SDI), dan  Sekolah Menengah Pertama Islam (SMPI).
      Kepala SMK Baitul Makmur Febby Cahya Triandra, S.Pd, M.Pd mengatakan, dipilihnya adab sebagai penguatan karakter siswa bukan tanpa alasan.  ”Mengapa adab yang kami tekankan. Pasalnya, saat ini banyak sekali kita temui anak pintar-pintar tapi tidak tahu adab. Ini mengerikan.  Bagi kami, penekanan (pelajaran) agama itu perlu, tetapi sebelum belajar ilmu yang paling dipentingkan adalah adab. Al'adabul fauqol 'ilmi. Adab itu lebih tinggi daripada ilmu,” kata kepala sekolah asli Arema ini, Kamis (20/6/2019).
Dia menambahkan, penguatan karakter adab ini dengan menggunakan kitab rujukan atau referensi Al-Akhlaq lil Banat karangan Prof. Dr. Umar bin Ahmad Baraja. "Jadi, kami tidak sembarangan menerapkan penguatan karakter adab karena menggunakan kitab rujukan," tandasnya.
Lebih lanjut dipaparkan dia, dalam implementasinya mulai tahun ajaran baru 2019/2020 setiap guru membawahi 5-7 orang siswa sebagai guru pamong. Dan setiap guru nanti memegang buku kasus atau istilahnya seperti bimbingan konseling. Jadi, tiap-tiap guru akan bertindak sebagai ayah atau ibu mereka ketika siswa ada di sekolah. Sehingga ketika terjadi masalah ataupun persoalan terkait adab setiap harinya, guru tersebut yang bertanggung jawab mulai kelas 1-kelas 3.
      Dengan demikian, lanjut dia, yang memahami dan mengayomi siswa adalah gurunya karena di bawah tanggung jawabnya. Pasalnya, guru juga diposisikan sebagai standar ukuran bagi siswa, baik secara akhlak, pelajaran, dan lain-lain. Termasuk kegiatan luar seperti home visit bisa terjalin dengan memanfaatkan waktu liburan. Sedangkan wali kelas hanya bertindak dalam proses administrasi.
      “Sistem ini berbeda dengan yang dijalankan sebelumnya yakni di bawah naungan wali kelas. Wali kelas hanya berurusan dengan KBM (kegiatan belajar dan mengajar). Untuk keseluruhannya otomatis guru bertanggungjawabnya terhadap siswa. Jadi sekarang tidak ada lagi cerita guru tidak ada di sekolah, loncat sana loncat sini tapi harus full time di sini (SMK Baitul Makmur),” ujar pria berkacamata ini.
      Selain penguatan adab, dia mengatakan, pihaknya akan merapkan system blocking materi. Jadi materi-materi yang tidak berkaitan dengan ujian nasional, bisa diterapkan blocking. Misalnya, mata pelajaran seperti kesenian yang hanya di kelas 10, sejarah dan lain-lain semua materi di semester 2 akan diajarkan di semester 1 semua. Sehingga untuk pelajaran lainnya bisa kita perbanyak di bidang produktif sampai maksimal sesuai dengan moto sekolah vocation (kejuruan). Jadi bukan di materi saja. Sedangkan yang lain-lain lebih banyak penggunaan modul.
      “Dengan diterapkan sistem baru ini, maka siswa akan mendapatkan nilai plus karena agamanya dapat, vokasinya hebat, dan ketika sudah jadi output tidak merugikan masyarakat karena beradab. Dengan demikian lulusan SMK Baitul Makmur benar-benar baik,” tegas dia. (hen)

Administrator Web / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Coprights 2018 | Designed By | #GoldCreative