Informasi lengkap silahkan hubungi : 0341 - 717753

Selasa, 30 April 2019

75 Siswa Baitul Makmur Diwisuda

Administrator Web









*Mulai Jenjang KB/TK, SD, SMP, dan SMK

MALANG_BM-Lembaga Pendidikan Baitul Makmur Malang menggelar Pelepasan Peserta Didik Tahun Pelajaran 2018-2019 di Hotel Pelangi, Malang, Selasa (30/4/2019). Sebanyak 75 siswa yang terdiri dari 20 siswa KB/TK, 36 siswa Kelas VI SD Islam, 11 siswa Kelas IX SMP Islam, dan 8 siswa Kelas XII SMK diwisuda setelah lulus menempuh pendidikan di sekolah yang beralamat di Jalan Sawojajar 17B ini.     
 Sidang Terbuka Pelepasan siswa KB/TK, SD Islam, SMP Islam, dan SMK  Baitul Makmur tersebut dipimpin langsung Ketua Yayasan Baitul Makmur Drs. H. Rolla Gino Pribadi dan dihadiri Dyah Christiana W, Kasi Kesiswaan dan Kelembagaan Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan Kota Malang mewakili Kepala Dinas Pedidikan Kota Malang Dra. Zubaidah, MM.
      Kepala SD Islam Baitul Makmur Dra. Hj. Fatimah, M.M dalam sambutannya mewakili kepala sekolah di Yayasan Baitul Makmur mengatakan, meski nilai siswa yang mengikuti Ujian Nasional (UN) belum keluar, namun diyakini seluruhnya lulus 100 persen. Dipercepatnya acara wisuda ini disebabkan pekan depan sudah memasuki bulan Ramadhan.
      “Pelepasan peserta didik yang kami gelar merupakan tanda penyerahan kembali amanah dari bapak dan ibu yang menitipkan anak-anaknya ke Baitul Makmur untuk mengikuti proses belajar mengajar. Kami atas nama pribadi dan lembaga mohon maaf bila ada kekurangan dalam membimbing dan mengajari anak-anak,” papar kepala sekolah yang akrab disapa Bu Fat ini.
      Dia berharap seluruh alumni Baitul Makmur yang diwisuda bisa meneruskan ke jenjang sekolah berikutnya dengan lancar. “Khusus siswa SMK, kami berpesan tunda dulu untuk menikah, tapi carilah sebanyak-banyaknya bekal (ilmu dan pekerjaan) yang cukup untuk modal ke depan. Barulah setelah itu memikirkan untuk menikah,” ujar dia.
      Bu Fat mengungkapkan, pelaksanaan UN di Baitul Makmur semua jenjang pendidikan berjalan lancar dan tidak ada kendala, terutama SD yang kali pertama online tahun ini. Selain itu, pelaksanaannya pun seluruhnya dilakukan secara mandiri.
      Karena itu, Bu Fat menyambut baik gebrakan Dinas Pendidikan Kota Malang yang memulai paling awal pelaksanaan UN online tingkat SD. “Dengan ujian online otomatis anak-anak diajak jujur, mandiri, dan bersungguh-sungguh dalam belajar. Kalau biasanya dengan paper based test siswa bisa berpeluang nyontek atau bertanya sehingga tidak serius dalam belajar. Mudah-mudahan, seluruh siswa mendapatkan nilai UN yang terbaik,” jelas dia.

      Bu Fat menambahkan, Baitul Makmur saat ini masih menerima pendaftaran siswa baru untuk semua jenjang pendidikan termasuk Pondok Pesantren Tahfidz Baitul Makmur. Di tingkat SD pendaftaran gelombang III mulai 18 Maret sampai kuota terpenuhi, jenjang SMP memasuki gelombang II mulai 16 April-15 Mei dan gelombang III 16 Mei-15 Juni. Sedangkan SMK pendaftaran mulai 1 April-31 Juni sementara Pondok Pesantren menyesuaikan jadwal penerimaan SMP dan SMK.
      Sementara itu, Ketua Yayasan Baitul Makmur Drs. H. Rolla Gino Pribadi berpesan kepada seluruh wisudawan agar selalu menghormati orang tua, terutama ibu. “Hormatilah selalu kedua orang tuamu, dan mintalah selalu doa dan restu mereka. Syarat untuk berhasil menggapai cita-cita adalah mentaati orang tua. Ingat, jangan sekali-kali membuat orang tua kecewa. Semoga kalian akan menjadi orang-orang yang sukses,” kata Abah Gino, sapaan akrab Rolla Gino Pribadi.

      Abah Gino pun menceritakan contoh kisah hidupnya saat masih sekolah di tingkat SD sebelum sukses seperti sekarang ini. “Saat masih SD, saya pernah diajak orang tua mencari sisa-sisa tebu di lahan yang habis ditebang. Di sebelah lahan itu ada sekolah SMP dan ibu saya mendoakan saya “mudah-mudahan kamu bisa memiliki sekolahan yang bermanfaat bagi orang lain”. Alhamdulillah, saya seperti sekarang ini atas dukungan dari kekuatan doa orang tua,” papar Abah Gino.
      Seperti diketahui, saat ini Yayasan Pendidikan dan Sosial Baitul Makmur yang didirikan Abah Gino sudah memiliki sekolah KB/TK, SD Islam, SMP Islam, SMK, Panti Asuhan, dan Pondok Pesantren.
      Dalam kesempatan tersebut, dia mengungkapkan, Yayasan Baitul Makmur akan segera menambah gedung pendidikan, khususnya untuk KB/TK.  Saat ini sudah disiapkan tanah seluas 600 meter persegi yang lokasinya di pinggir Jalan Sawojajar. “Insya Allah, bulan Puasa akan kami lakukan peletakan batu pertama,” kata Abah Gino.
      Dalam pelaksanaan wisuda kemarin, juga disebutkan wisudawan terbaik di masing-masing jenjang. Untuk tingkat KB Baitul Makmur terbaik I Adzkia Arsyi Nadira Setiawan, terbaik II Emily Humaira Wijaya, terbaik III Iqbal Imam Maulana Ikhsan, dan terbaik IV Dewi Shofiyatul Adzkiya'.
      Tingkat TK terbaik I Ahmad Radika Umar Rahman, terbaik II Razqa Kenzo Al Khalifi, dan terbaik III Zidna 'Ilma Nur. Sedangkan di tingkat SD terbaik I diraih Khanza Lutia Putri Widagdo dan terbaik I SMP adalah Ainatul Khoiroh. Sementara di tingkat SMK terbaik I diraih oleh Azzahro Maulidiah. (hen)




Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Senin, 15 April 2019

Jelang UNBK, Baitul Makmur Datangkan Gus Ali Pimpin Istighotsah

Administrator Web






MALANG_BM- Berbagai persiapan dilakukan sekolah menjelang pelaksanaan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) Tahun 2019 mulai dari tryout hingga istighotsah dan doa bersama. Seperti dilaksanakan di lembaga pendidikan yang bernaung di Yayasan Baitul Makmur Kota Malang. Seluruh pelajar Kelas VI SD Islam, Kelas IX SMP Islam, dan Kelas XII SMK Baitul Makmur bersama kepala sekolah, guru, wali murid, dan pengurus yayasan menggelar istighotsah dan doa bersama di Masjid Baitul Makmur, Senin (15/4/2019).
Istighotsah dan doa bersama yang dimulai pukul 08.00 ini bertujuan agar diberikan kemudahan dan kelancaran dalam pelaksanaan ujian nasional yang akan digelar pada 22-25 April 2019. Sekaligus sebagai ajang silaturrahim serta mempererat ukhuwah Islamiyah. Kegiatan tersebut juga mendatangkan Gus Ali Mustofa Asady dari Pondok Pesantren Nurul Ulum, Kacuk, Sukun, Kota Malang untuk memberi ceramah agama dan memimpin pelaksanaan istighotsah dan doa bersama.
"Kami berharap, adanya tambahan doa dari Gus Ali (Ali Mustofa Asady) semua anak didik Baitul Makmur diberi kemudahan dan kelancaran serta kesehatan saat mengikuti ujian nasional. Juga nilai ujian bagus dan bisa sesuai harapan untuk melanjutkan ke jenjang selanjutnya," kata Kepala SD Islam Baitul Makmur Dra. Hj. Fatimah, M.M, saat memberikan sambutan dalam pelaksanaan istighotsah dan doa bersama di Masjid Baitul Makmur, kemarin.
Menurut Bu Fat, sapaan akrab Dra. Hj. Fatimah, M.M, Baitul Makmur sudah selesai melakukan persiapan untuk melaksanakan UNBK, mulai jenjang SD hingga SMK. Bahkan, UNBK untuk jenjang SMK sudah selesai dilaksanakan pada Maret lalu. Sedangkan untuk jenjang SD dan SMP akan dilakukan pada 22-25 April mendatang.
“Mulai tahun ini, ujian nasional jenjang SD dilakukan secara online dan paper (tulis). Sedangkan SMP sudah online mulai tahun kemarin. Alhamdulillah, Baitul Makmur mendapatkan bantuan lima unit komputer dari Dinas Pendidikan untuk menunjang pelaksanaan ujian nasional,” papar dia.
Bu Fat dalam kesempatan tersebut juga meminta wali murid yang hadir dalam acara tersebut untuk menjaga kesehatan putra putrinya selama menjelang  hingga pelaksanaan ujian nasional.  “Jangan sampai pada saat pelaksanaan ujian nasional putra putrinya sakit sehingga ada yang mengikuti ujian susulan,” ujar dia.
Sementara itu, sebelum memulai istighotsah dan doa bersama, Gus Ali Mustofa Asady memberikan ceramah agama yang intinya memberikan motivasi kepada siswa siswi Baitul Makmur agar berhasil.
Gus Ali pun menyitir ungkapan Arab yang terkenal di kalangan pesantren yaitu “Man Jadda WaJada” yang artinya “Barangsiapa bersungguh-sungguh pasti akan mendapatkan hasil”. “Tidak ada siswa yang bodoh tapi yang ada adalah siswa yang malas belajar,” kata Gus Ali memberikan semangat.
Bahkan, Gus Ali menegaskan bahwa kesuksesan tidak memandang latar belakang  orang tuanya, apakah miskin atau kaya. Karena itu, ayah berputra empat ini meminta kepada siswa dan siswi Baitul Makmur agar menggantungkan cita-citanya setinggi langit.

Sedangkan suasana pelaksanaan istighotsah ini terlihat penuh haru dan khidmat. Siswa siswi Baitul Makmur bersama orang tuanya yang mendampingi di sebelahnya khusyu dan tak mampu membendung air matanya saat melakukan istighotsah ketika Gus Ali memberikan refleksi mengingat kematian. ”Bayangkan 15 detik lagi nyawa kita akan dicabut, kita sakaratul maut. Tidak ada yang bisa menolong kita,” kata Gus Ali. (hen)


Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto


Jumat, 05 April 2019

Lembaga Pendidikan Baitul Makmur Peringati Isra’ Mi’raj dengan Dongeng

Administrator Web







MALANG_BM-Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW yang jatuh pada 27 Rajab 1440 H atau bertepatan dengan tanggal 3 April 2019 diperingati oleh Lembaga Pendidikan Baitul Makmur dengan cara berbeda. Jika sebelumnya diperingati dengan mendengarkan ceramah, pada tahun ini seluruh siswa KB/TK, SD Islam, SMP Islam, SMK, dan Pondok Pesantren di lembaga pendidikan ini memperingatinya secara bersama dengan mendengarkan dongeng.
      Acara yang digelar pada Jumat (5/4/2019) di halaman sekolah yang beralamat di Jalan Sawojajar 17B No.58 ini, mendatangkan salah satu pendongeng Kota Malang ustadz Bagus yang akrab disapa Kak Bagus. Acara ini mendapatkan sambutan meriah dari seluruh siswa Lembaga Pendidikan Baitul Makmur.
Wawan Dwi Setyawan, S.Pd.I, Ketua Panitia Peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW Lembaga Pendidikan Baitul Makmur, memiliki alasan tersendiri kenapa memilih dongeng dalam memeriahkan acara ini. “Melalui dongeng mereka juga bahagia, bisa memaknai peringatan Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW, khususnya perintah shalat, melalui kisah dalam dongeng, serta bisa menjalin tali silaturahmi seluruh siswa dan guru di lembaga pendidikan Baitul Makmur,” papar ustadz Wawan ditemui di sela-sela acara, kemarin.
Menurut ustadz Wawan yang juga guru Pendidikan Agama Islam (PAI) Baitul Makmur ini, peristiwa Isra’ Mi’raj adalah satu peristiwa agung dalam perjalanan hidup Nabi Muhammad SAW. Kejadian ini merupakan satu peristiwa penting bagi umat Islam, karena pada peristiwa inilah Nabi Muhammad mendapat perintah untuk menunaikan sholat lima waktu sehari semalam.
Mengenai perintah untuk menunaikan sholat lima waktu sehari semalam, Kak Bagus mengemas peristiwa Isra’ Mi’raj dalam cerita menarik yang diiringi permainan, sulap, dan bagi-bagi hadiah. Aksi ini disambut antusias oleh siswa Baitul Makmur.
      Isra’ Mi'raj merupakan salah satu peristiwa penting bagi kehidupan Nabi Muhammad dan juga umat Islam. Peristiwa ini sarat akan hikmah atau pelajaran yang dapat diambil dan sesuai dengan masa kini. Saat Isra Mi'raj, Nabi Muhammad melakukan bersama Malaikat Jibril dari Masjidil Haram, Makkah ke Masjidil Aqsha, Palestina. Dalam perjalanan ini Nabi singgah di beberapa lokasi untuk melakukan salat dua rakaat.
      Setelah itu, Nabi Muhammad diangkat menuju Baitul Maqdis di langit ketujuh atau Sidratul Muntaha untuk menerima perintah salat pertama kali yakni 50 waktu. Akhirnya Nabi Muhammad meminta keringanan perintah salat menjadi lima waktu dalam sehari. Saat naik ke langit, Nabi bertemu dengan para malaikat dan nabi-nabi terdahulu. Nabi Muhammad juga menjumpai banyak peristiwa penting. Di antaranya, Nabi Muhammad ditawari minuman susu dan khamar. Nabi lantas memilih susu. Kisah Isra’ Mi'raj ini terdapat di dalam Al-Qur’an, salah satunya di awal Surat Al-Isra'.
      Dalam acara tersebut, siswa Baitul Makmur tak hanya mendengarkan dongeng saja dari Kak Bagus yang ditemani boneka monyet bernama si Untung. Tetapi juga bermain games, melihat atraksi sulap, bernyanyi, bercanda, dan aktif menjawab pertanyaan seputar surat tersebut. Dari dongeng tersebut, anak-anak belajar banyak hal. Salah satunya agar taat kepada Allah dengan menjalankan sholat lima waktu.
      Di akhir dongengnya, Kak Bagus berpesan kepada anak-anak untuk rajin sholat, rajin mengaji, menghormati orang tua. Ia juga bepesan agar anak-anak mencintai Islam sampai mati, Tidak menonton tv dan bermain hp setiap hari, dan lebih banyak membaca kitab suci. (hen)


Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Coprights 2018 | Designed By | #GoldCreative