Informasi lengkap silahkan hubungi : 0341 - 717753

Minggu, 09 Desember 2018

Bahas Program Kerja, MGMP Keperawatan AdakanPertemuan di SMK Baitul Makmur

Administrator Web


MALANG_BM-Dalam rangka menyelaraskan program-program kerja di tahun pelajaran 2018/2019, guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Keperawatan SMK Kota Malang, menggelar pertemuan di SMK Baitul Makmur, Selasa (27/11/2018). Banyak agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Aditya Noorma Arista, S.Kep.Ns, Ketua MGMP Keperawatan Kota Malang mengatakan, jumlah SMK di Kota Malang yang ada jurusan keperawatannya sebanyak tujuh sekolahan dari total 30 guru yang menjadi anggota. “Namun, karena banyak yang tidak aktif, akan kami data lagi jumlah angotanya,” kata Tya, sapaan akrab Aditya Noorma Arista, didampingi Guru Keperawatan SMK Baitul Makmur Puji Erlenawati S.Kep.
Tya menjelaskan, pada pertemuan ini dibahas di antaranya tentang program kerja secara umum terkait pertemuan rutin, tentang pembuatan soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN), terkait lomba kompetensi siswa (LKS), dan pembentukan kepengurusan yang baru.

Berdasarkan SK sebelumnya, lanjut dia, kepengurusan MGMP Keperawatan yang sekarang akan berakhir pada Desember 2018 ini. Karena itu perlu dibentuk pengurus baru yang dikoordinasikan dengan pengawas dan pembina MGMP Keperawatan Kota Malang.

“Pada pertemuan ini juga ada sosialisasi pembinaan dan membahas terkait lomba kompetensi siswa (LKS) wilker (wilayah kerja) 3 yang kemungkinan akan dilaksanakan Januari 2019,” jelas guru keperawatan SMK Kesehatan Adi Husada ini.
      Tya menambahkan, dalam pertemuan ini juga dibahas tentang buku panduan praktikum yang akan buat bersama. Harapannya, buku ini bisa dibukukan dan dijual ke anggota sebagai penghasilan yang akan masuk kas MGMP.

Harapan selanjutnya, menurut dia, ada pertemuan lagi. Pasalnya, semester II-2019 akan banyak agenda, terutama dari guru produktif keperawatan. Di antaranya prakerin, ujian kompetensi, ujian sekolah, dan ujian nasional. “Terkadang waktunya berdekatan sehingga kita sulit untuk menjadwalkan pertemuan kembali karena kesibukan masing-masing,” kata Tya.
Selain itu, Tya mengatakan, ke depannya akan ada pelatihan-pelatihan bagi guru. “Saat ini pelatihan belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan dana di MGMP. Karena itu, kami akan menambahi kas di antaranya dari iuran anggota, penjualan buku LKS yang kita buat, dan lain-lain,” paparnya. (hen)


Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto
     


Coprights 2018 | Designed By | #GoldCreative