Informasi lengkap silahkan hubungi : 0341 - 717753

Selasa, 28 Agustus 2018

Dua Atlet SMP Islam Baitul Makmur Juara 3 Atletik se-Kota Malang

Administrator Web

MALANG_BM-Dua atlet SMP Islam Baitul Makmur berhasil meraih prestasi dalam Kejuaraan Atletik Tingkat Pelajar SMP/MTs se-Kota Malang Tahun 2018 yang digelar oleh Dinas Kepemudaan dan Olahraga Kota Malang, di Stadion Gajayana pada 24-26 Agustus 2018. Kedua atlet tersebut adalah Adit Bayu, Kelas VIII SMP Islam Baitul Makmur, juara 3 lompat jauh putra dan Nova Elsandra Putri, Kelas VII SMP Islam Baitul Makmur, juara 3 lompat jauh putri.
      Pelatih sekaligus Guru Olahraga SMP Islam Baitul Makmur, Surya Agung Sabda, S.Pd mengatakan, ada tujuh cabang olah raga (cabor) atletik yang dilombakan dalam kejuaraan tersebut, yakni lari 100 meter (m), 400 m, 1.500 m, lari estafet, lompat tinggi, lompat jauh, dan tolak peluru. Dari jumlah cabor yang dilombakan, SMP Islam Baitul Makmur hanya mengikuti empat cabor dengan mengirimkan tujuh atlet untuk berlaga. Keempat cabor tersebut adalah lompat jauh putra dan putri, tolak peluru putra dan putri, dua orang atlet lari 100 m putra, dan satu orang atlet lompat tinggi putra.
     

      “Alhamdulilah, dari cabang olahraga yang diikuti anak didik kami berhasil mendapatkan juara 3 lompat jauh putra dan putri. Mereka menunjukkan prestasi terbaiknya untuk sekolah. Prestasi ini tentunya membanggakan karena berhasil mematahkan dominasi atlet-atlet dari SMP negeri yang sudah kenyang pengalaman. Ini diluar perkiraan kami,” kata Agung.


      Menurut dia, keikutsertaan atlet SMP Islam Baitul Makmur dalam kejuaraan atletik se-Kota Malang merupakan kali kedua, yakni tahun lalu dan tahun ini. “Pada kejuaraan tahun lalu yang digelar oleh PASI (Persatuan Atletik Seluruh Indonesia) siswa kami belum berhasil mendapatkan juara. Sedangan lomba yang digelar tahun ini oleh Dispora Kota Malang, anak didik kami berhasil meraih juara 3 untuk lompat jauh putra dan putri,” jelas dia.

      Agung mengungkapkan raihan prestasi anak didiknya tidak lepas dari latihan-latihan yang digemblengnya dengan mengasah fisik, teknik, dan mentalnya. “Di tengah keterbatasan fasilitas latihan, kami tetap berupaya maksimal untuk bisa menghasilkan yang terbaik bagi anak didik,” tegas dia.
      Ke depan, Agung menargetkan atlet-atlet yang ada di SMP Islam Baitul Makmur untuk cabor lompat jauh menjadi juara dua, lompat tinggi juara 3 dan lari 100 m juara 3. Optimisme ini didukung kondisi anak didik yang tinggal mengasah kemampuan tekniknya saja.

      Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Islam Baitul Makmur Ahmad Nur Syadzili, S.Pd mengatakan, pihaknya bersyukur anak didiknya berhasil meraih juara di Kejuaraan Atletik Tingkat Pelajar SMP/MTs se-Kota Malang Tahun 2018. “Tentunya, dengan raihan prestasi ini bisa membangkitkan semangat siswa di Baitul Makmur untuk mengikuti ajang lomba-lomba yang lain. Selain itu, diharapkan semua pihak mulai guru, siswa, dan orang tua bisa men-support penuh untuk mengembangkan diri demi mendongkrak nama Baitul Makmur, khususnya siswa SMP,” papar dia. (hen)



Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Senin, 27 Agustus 2018

Keseruan Lomba Agustusan di Sekolah Yayasan Baitul Makmur

Administrator Web
MALANG_BM- Peringatan hari kemerdekaan RI memang identik dengan lomba, terutama yang bersifat tradisional dan melibatkan banyak orang. Hal itu pula yang membuat jalannya lomba Agustusan tak pernah sepi. Seperti halnya keceriaan siswa-siswi sekolah Islam yang bernaung di Yayasan Baitul Makmur di Jalan Sawojajar 17B Nomor 58 ini saat mengikuti lomba peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-73 pada Kamis (16/8/2018).
Berbagai macam lomba yang digelar mulai dari pembacaan Pembukaan UUD 1945, pembacaan Proklamasi, paduan suara, menyanyi tunggal, balap kelereng, menyunggi tempeh, balap bola berpasangan (kategori A dan B), balap karet (kategori A dan B), dan kebersihan kelas (kategori A dan B), makan kerupuk, peraturan baris berbaris (PBB), lomba baris berbaris, dan memasukkan paku ke dalam botol. Aneka macam lomba ini dikelompokkan untuk diikuti siswa mulai dari tingkat SD, SMP, dan SMK.
Misalnya, pembacaan Pembukaan UUD 1945 dan pembacaan Proklamasi diikuti oleh semua tingkatan siswa, mulai dari siswa SD hingga SMK. Sedangkan lomba-lomba seperti makan kerupuk, lomba baris berbaris, balap kelereng, dan lainnya diikuti oleh siswa sesuai tingkatan.

Keseruan lomba terlihat saat siswa SD Islam Baitul Makmur mengikuti balap kelereng dengan sendok, balap bola berpasangan, dan menyunggi tempeh. Di lomba balap kelereng anak-anak beradu cepat menyelesaikan tugas membawa kelereng di atas sendok yang digigit. Selain kecepatan, keseimbangan dan ketenangan menjadi kunci untuk memenangi lomba ini. Ada anak yang cepat melaju di separuh putaran namun gagal saat berbalik menuju finis.

Demikian juga saat balap bola berpasangan  dan balap karet digelar, siswa SD Islam Baitul Makmur terlihat antusias memeriahkan lomba. Siswa yang tidak ikut lomba bersorak menyemangati teman-temannya yang mewakili kelasnya agar menjadi juara.

Sementara, dalam lomba menyunggi tempeh, keterampilan membawa tempeh di atas kepala mutlak diperlukan untuk memenangi lomba. Banyak anak yang gagal menyelesaikan lomba karena kesulitan menyeimbangkan tempeh di kepala mereka.

Keseruan lomba juga terlihat saat siswa SMP dan SMK beradu untuk menjadikan yang terbaik di masing-masing kategori yang dilombakan. Misalnya, dalam lomba makan kerupuk terlihat keseruan antar peserta dalam menyelesaikan tugasnya memakan kerupuk.
Demikian juga saat lomba memasukkan paku ke dalam botol, kerja sama peserta sangat dibutuhkan untuk bisa memenangkan lomba ini. Anak-anak peserta lomba dan penonton begitu gembira ketika menyaksikan teman-teman mereka berusaha memasukkan paku ke dalam botol dengan cara kerjasama melalui seutas tali yang diikatkan pada pinggang. Selain konsentrasi, perlombaan ini membutuhkan kerja sama antar peserta dalam satu  tim.

      Wakil Kepala Kesiswaan SDI Baitul Makmur Samsul Arifin S.Pd.I mengatakan, tujuan digelarnya lomba ini adalah untuk memeriahkan hari ulang tahun kemerdekaan RI ke-73. Selain itu, bertujuan untuk mengingat perjuangan para pahlawan kemerdekaan dalam memperjuangkan Negara RI (NKRI).
      “Dengan digelarnya lomba-lomba ini,siswa diajak mengingat dan melestarikan lomba-lomba tradisional yang ada,” kata dia.
      Harapan digelarnya lomba-lomba Agustusan ini adalah, lanjut dia, adalah menumbuhkan rasa cinta Tanah Air dan menumbuhkan kerja sama yang baik antar siswa. “Dalam lomba-lomba ini memang ada yang dibutuhkan kerja sama antar peserta seperti balap bola berpasangan, paduan suara, dan kebersihan kelas,” papar dia.

      Hal senada dikatakan Koordinator Lomba  SMP Islam Baitul Makmur Surya Agung Sabda, S.Pd, bahwa harapan digelarnya lomba adalah agar lebih mencintai dan bangga terhadapTanah Air. “Rasa nasionalisme diharapkan juga tumbuh,” tandasnya.
      Koordinator Lomba Peringatan Hari Kemerdekaan RI yang ke-73, SMK Baitul Makmur Puji Erlenawati, menambahkan harapan digelarnya lomba Agustusan bagi siswa SMK Baitul Makmur  ini diantaranya terjalin kebersamaan, menumbuhkan rasa memiliki terhadap sekolah, bangsa, dan negara.

      Sementara itu, penyerahan hadiah untuk seluruh pemenang lomba dilakukan seusai upacara peringatan Hari Kemerdekaan RI ke-73 Jumat (17/8/2018) pagi. Penyerahan hadiah diberikan sesuai kelompok yang sudah ditentukan. (hen)


Foto-foto Penyerahan Hadiah Lomba Peringatan Hari Kemerdekaan RI Ke-73:















Penulis/Editor : Hendarmono Al Sidarto

Coprights 2018 | Designed By | #GoldCreative