Informasi lengkap silahkan hubungi : 0341 - 717753

INFORMASI PPDB KB/TK
Penerimaan Peserta Didik Baru sudah dibuka
Waktu Pendaftaran
Januari - Mei 2018
INFORMASI PPDB SD Islam
Penerimaan Peserta Didik Baru sudah dibuka
Waktu Pendaftaran
4 Januari - 30 Juni 2018
INFORMASI PPDB SMP Islam
Penerimaan Peserta Didik Baru sudah dibuka
Waktu Pendaftaran
1 Maret - 30 Juni 2018
INFORMASI PPDB SMK
Penerimaan Peserta Didik Baru sudah dibuka
Waktu Pendaftaran
1 Maret - 30 Juni 2018

Selasa, 22 Januari 2019

Djourdi, Siswa SMK Baitul Makmur Terima Beasiswa dari PT Selecta

Administrator Web





MALANG_BM-Salah satu siswa SMK Baitul Makmur, Djourdi Amrida Pratama, menerima beasiswa senilai Rp 3,6 juta per tahun dari manajemen PT Selecta, pemilik dan pengelola taman rekreasi, hotel, dan restoran yang beralamat di Jl Raya Selecta No.1, Tulungrejo, Kota Batu. Beasiswa tersebut diberikan  kepada siswa Kelas 10 ini selama menempuh pendidikan di SMK yang beralamat di Jl Sawojajar 17B No. 58. Penyerahan dana pendidikan ini dilakukan pada acara Tasyakuran Ulang Tahun Pembangunan PT Selecta Ke-69 di Hotel Selecta, Sabtu (19/1/2019) malam.

       Kepala SMK Baitul Makmur Febby Cahya Triandra, S.Pd, M.Pd yang hadir dalam penyerahan beasiswa tersebut mengatakan, pihaknya berterima kasih dan menyambut baik atas beasiswa yang diterima salah satu siswanya.  “Kami mengapresiasi penyaluran dana pendidikan yang dilakukan PT Selecta, khususnya terhadap salah satu siswa kami, ini sebagai bentuk kepedulian perusahaan akan pentingnya dunia pendidikan bagi generasi bangsa,” kata kepala sekolah yang akrab disapa ustadz Febby.


Selain Djourdi, menurut dia, banyak pihak yang mendapatkan beasiswa dari PT Selecta, di antaranya anak yatim piatu, anak karyawan PT Selecta, dan lainnya berkaitan dengan ulang tahun ke-69 perusahaan tersebut. “Kebetulan, Djourdi merupakan anak dari Pak Amri, salah satu karyawan Hotel Selecta. Tetapi, tidak hanya dari karyawan saja namun juga bagi mereka yang memerlukan bantuan dari perusahaan ini,” jelas dia.
      Dia mengungkapkan, selain menghadiri penyerahan beasiswa, tujuan kedatangannya ke acara tersebut ingin menyampaikan kepada dewan direksi PT Selecta supaya ada kerja sama antara SMK BM dengan PT Selecta, khususnya di Hotel Selecta dalam masalah pembelajaran dan  beasiswa. Misalnya, terkait program dudi (dunia usaha dunia industri) yang dicanangkan di SMK BM.

      “Keinginan kami untuk menggandeng PT Hotel Selecta terkait dengan rencana perusahaan ini yang akan menyalurkan bantuannya di luar area Batu, namun tidak memiliki data para penerimanya. Pasalnya, saat ini penyaluran bantuan di area Batu yang mencapai 283 orang penerima dinilai sudah mencukupi," ujarnya.  (hen)



Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Senin, 14 Januari 2019

Azza dan Aziza Wakili SMK Baitul Makmur di LKS Wilker III Jawa Timur

Administrator Web







MALANG_BM-Dua siswi SMK Baitul Makmur Malang yakni Azzahro Maulidiah dan Nur Aziza Sekar Arivia mewakili sekolah untuk berlaga di ajang Lomba Kompetensi Siswa (LKS) SMK 2019 Wilayah Kerja (Wilker) III Provinsi Jawa Timur. Lomba yang digelar selama dua hari, mulai hari ini (15/1/2019) hingga Rabu (16/1/2019), akan menampilkan keterampilan dan keahlian siswa siswi dari SMK yang tergabung dalam Wilker III yang meliputi Tulungagung, Blitar, Mojokerto, Kediri, Kota Malang, Kabupaten Malang, dan Kota Batu. Pembukaan LKS SMK 2019 digelar Senin malam (14/1/2019) di SMKN 2 Malang.
Azzahro Maulidiah, yang akrab disapa Azza, mengikuti LKS SMK 2019 Wilker III Jatim di bidang keperawatan. Azza yang saat ini duduk di Kelas XII jurusan Keperawatan (KPR) SMK Baitul Makmur ini, sebelumnya pernah meraih juara favorit dalam ajang Lomba Pidato Tingkat Pelajar SMA/SMK/MA Se-Kota Malang pada September 2018. Sedangkan Ziza, sapaan akrab Nur Aziza Sekar Arivia, merupakan siswi SMK Baitul Makmur jurusan Teknik Komputer Jaringan (TKJ).

Kedua siswi ini terpilih mewakili SMK Baitul Makmur setelah lolos seleksi di internal sekolah. Untuk maju dalam kompetisi di LKS SMK 2019 Wilker III Jatim ini, Azza dan Ziza masing-masing akan didampingi guru pembimbing. Guru Keperawatan SMK Baitul Makmur Puji Erlenawati S.Kep, ditunjuk menjadi guru pembimbing Azza dalam kompetisi ini. Sedangkan Rangga Pahlevi, Mt, Guru Komputer Jaringan SMK Baitul Makmur, ditunjuk sebagai guru pembimbing Ziza.
Puji Erlenawati mengatakan, keikutsertaan SMK Baitul Makmur dalam ajang LKS ini merupakan kali pertama. “Alhamdulillah, SMK Baitul Makmur akhirnya bisa mengikuti LKS tahun ini setelah panitia memberikan kesempatan. Pasalnya, waktu pendaftaran sudah ditutup sejak September 2018. Namun, setelah kami berupaya sungguh-sungguh ke panitia, terutama lobi-lobi yang dilakukan oleh Pak Febby (Kepala SMK Baitul Makmur Febby Cahya Triandra, S.Pd, M.Pd) melalui MKKS (Musyawarah Kerja Kepala Sekolah) SMK, akhirnya SMK Baitul Makmur diperbolehkan mengikuti seleksi,” papar guru yang biasa disapa Bu Puji ini, Senin (14/1/2019)
Dia mengungkapkan, pihaknya sudah mempersiapkan Azza secara intensif untuk mengikuti LKS SMK 2019 ini. “Kami mempersiapkan Azza dengan memberikan pelatihan secara intensif sesuai kisi-kisi yang dilombakan. Apalagi, dalam LKS ini materi yang dilombakan 80 persen berupa praktik dan sisanya 20 persen teori,” ujar guru yang saat ini sedang menanti kelahiran anak keduanya ini.
Dia menambahkan, jumlah peserta LKS SMK 2019 bidang keperawatan awalnya sebanyak 19 SMK di Wilker III Jatim. Namun, saat technical meeting ada yang mundur satu sehingga tinggal 18 peserta. Dari jumlah peserta ini, akan diambil lima terbaik mewakili Wilker III Jatim untuk diadu dengan wakil dari wilayah kerja lain yang akan digelar di Surabaya.
Pelaksanaan lomba bidang keperawatan berlangsung di SMKN 2 Malang. Sedangkan pelaksanaan lomba bidang komputer jaringan berlangsung di SMKN 4 Malang,” kata dia.
       Hal senada juga dikatakan Rangga Pahlevi. Sebagai guru pembimbing, pihaknya sudah berupaya semaksimal mungkin mempersiapkan Ziza dalam ajang LKS SMK 2019. “Salah satu upaya kami adalah memperdalam ilmu-ilmu baru kepada Ziza yang akan diujikan dalam LKS kali ini. Semoga upaya kami ini bisa membuahkan hasil. Karena itu, kami mohon doanya agar Ziza dan Azza bisa berhasil lolos seleksi mewakili wilayah kerja tiga,” kata dia. (hen)


Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Kamis, 10 Januari 2019

2 Februari, SMP Islam Baitul Makmur Gelar Try Out UN 2019 SD/MI

Administrator Web








Pendaftaran Hanya Rp 5.000, Peserta Dibatasi 300 Siswa


MALANG_BM- Untuk mengukur kemampuan siswa Sekolah Dasar (SD) kelas 6 di Kota Malang dalam menghadapi Ujian Nasional (UN) Tahun 2019, SMP Islam Baitul Makmur akan menggelar persiapan tes berupa Try Out UN 2019 SD/MI. Rencananya, acara ini akan dilaksanakan pada 2 Februari 2019 di Gedung SMP Islam Baitul Makmur, Jalan Sawojajar 17B No.58 Malang mulai pukul 08.00 WIB.
Demikian diungkapkan Gigih Sanjaya Rangin, S.Pd, Ketua Pelaksana Try Out UN 2019 SD/MI SMP Islam Baitul Makmur, Rabu (9/1/2019).  Menurut Gigih, siswa SD kelas 6 yang berminat mengikuti Try Out UN 2019 SD/MI bisa mendaftarkan diri mulai tanggal 7-28 Januari 2019. “Caranya mudah dan murah, cukup mengisi formulir pendaftaran di Sekretariat SMP Islam Baitul Makmur atau menghubungi contact person Bu Emil (083834133077), Bu Shofi (082231922090), dan Bu Nisa (085733904767). Sedangkan biaya pendaftarannya hanya Rp 5.000 per siswa,” papar dia.
       Lebih lanjut dijelaskan Gigih, fasilitas yang akan didapatkan bagi peserta try out adalah snack dan soal-soal try out tiga mata pelajaran (mapel) UN yakni Matematika, Bahasa Indonesia, dan Ilmu Pengetahuan Alam (IPA). Kisi-kisi soal yang diujikan hasil kerja sama dengan Lembaga Bimbingan Belajar (LBB) Ilhami Malang. “Kami hanya membatasi peserta sebanyak 300 siswa. Karena itu, pendaftaran akan ditutup sewaktu-waktu jika jumlah pendaftar sudah memenuhi kuota,” ujar dia.
       Gigih menambahkan, panitia akan memberikan penghargaan kepada tiga peserta dengan nilai terbaik paralel berupa beasiswa dan piagam. Untuk peserta terbaik 1 paralel mendapatkan beasiswa senilai Rp 1,5 juta, terbaik 2 paralel mendapatkan beasiswa senilai Rp 1 juta, dan terbaik 3 paralel mendapatkan beasiswa senilai Rp 500 ribu. Beasiswa ini diserahkan jika ketiga siswa terbaik paralel ini masuk ke SMP Islam Baitul Makmur. (hen)





Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Minggu, 09 Desember 2018

Bahas Program Kerja, MGMP Keperawatan AdakanPertemuan di SMK Baitul Makmur

Administrator Web


MALANG_BM-Dalam rangka menyelaraskan program-program kerja di tahun pelajaran 2018/2019, guru-guru yang tergabung dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Keperawatan SMK Kota Malang, menggelar pertemuan di SMK Baitul Makmur, Selasa (27/11/2018). Banyak agenda yang dibahas dalam pertemuan tersebut.

Aditya Noorma Arista, S.Kep.Ns, Ketua MGMP Keperawatan Kota Malang mengatakan, jumlah SMK di Kota Malang yang ada jurusan keperawatannya sebanyak tujuh sekolahan dari total 30 guru yang menjadi anggota. “Namun, karena banyak yang tidak aktif, akan kami data lagi jumlah angotanya,” kata Tya, sapaan akrab Aditya Noorma Arista, didampingi Guru Keperawatan SMK Baitul Makmur Puji Erlenawati S.Kep.
Tya menjelaskan, pada pertemuan ini dibahas di antaranya tentang program kerja secara umum terkait pertemuan rutin, tentang pembuatan soal ujian sekolah berstandar nasional (USBN), terkait lomba kompetensi siswa (LKS), dan pembentukan kepengurusan yang baru.

Berdasarkan SK sebelumnya, lanjut dia, kepengurusan MGMP Keperawatan yang sekarang akan berakhir pada Desember 2018 ini. Karena itu perlu dibentuk pengurus baru yang dikoordinasikan dengan pengawas dan pembina MGMP Keperawatan Kota Malang.

“Pada pertemuan ini juga ada sosialisasi pembinaan dan membahas terkait lomba kompetensi siswa (LKS) wilker (wilayah kerja) 3 yang kemungkinan akan dilaksanakan Januari 2019,” jelas guru keperawatan SMK Kesehatan Adi Husada ini.
      Tya menambahkan, dalam pertemuan ini juga dibahas tentang buku panduan praktikum yang akan buat bersama. Harapannya, buku ini bisa dibukukan dan dijual ke anggota sebagai penghasilan yang akan masuk kas MGMP.

Harapan selanjutnya, menurut dia, ada pertemuan lagi. Pasalnya, semester II-2019 akan banyak agenda, terutama dari guru produktif keperawatan. Di antaranya prakerin, ujian kompetensi, ujian sekolah, dan ujian nasional. “Terkadang waktunya berdekatan sehingga kita sulit untuk menjadwalkan pertemuan kembali karena kesibukan masing-masing,” kata Tya.
Selain itu, Tya mengatakan, ke depannya akan ada pelatihan-pelatihan bagi guru. “Saat ini pelatihan belum bisa dilaksanakan karena keterbatasan dana di MGMP. Karena itu, kami akan menambahi kas di antaranya dari iuran anggota, penjualan buku LKS yang kita buat, dan lain-lain,” paparnya. (hen)


Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto
     


Rabu, 31 Oktober 2018

Diakreditasi, Tim Asesor BAN S/M Jatim Visitasi SMP Islam Baitul Makmur

Administrator Web
MALANG_BM- Tim Asesor Badan Akreditasi Nasional Sekolah/Madrasah (BAN S/M) Provinsi Jawa Timur melakukan visitasi (kunjungan) ke SMP Islam Baitul Makmur, Selasa (30/10/2018). Kunjungan ini untuk mengetahui sejauh mana sebuah lembaga pendidikan yang berstandar nasional dan layak sebagai lembaga pendidikan berkompeten. 

Tim Asesor BAN S/M Jatim, Enny Faroina  Chasdiyati mengatakan, semua lembaga pendidikan harus melalui proses ini, sehingga akreditasi visitasi bukan hal yang menakutkan akan tetapi merupakan tambahan pemicu melengkapi sebuah lembaga pendidikan. Hal ini bertujuan agar sebuah lembaga pendidikan, khususnya SMP Islam Baitul Makmur, lebih layak serta sangat berkualitas untuk menghasilkan anak didik yang bagus dan berintegritas mutu pendidikannya.
"Tentunya, tetap mengacu pada standar nasional pendidikan," tegas Enny didampingi rekannya, Sunarni di sela-sela kunjungan. 
Dalam evaluasinya usai visitasi, Enny menjelaskan, bahwa dalam pelaksanaan akreditasi segala sesuatu harus dibuktikan walaupun sebagai guru sudah melaksanakan tugasnya, seperti beberapa hal harus didokumentasikan dan tercatat. Misalnya, ada yang bertanggung jawab terhadap dokumen surat keputusan (SK-SK) sehingga legal sebagai bukti, kemudian untuk secara fisik penyiapan sarana dan prasarana (sarpras) diperhatikan secara benar untuk peruntukannya, dan lainnya.
“Mudah-mudahan untuk ke depannya, tertib dokumentasi  agar tidak menyulitkan dalam akreditasi di masa mendatang. Apapun yang dilaksanakan kita memang mengacu pada kurikulum  agar di-link-an dengan instrumen akreditasi yang ada sehingga tidak dua kali kerja,” jelasnya.
Enny pun mengungkapkan, dalam penilaian akreditasi banyak hal-hal yang sederhana yang dilengkapkan, salah contohnya gudang. Di SMP Islam Baitul Makmur sudah betul peruntukannya, yakni untuk menyimpan barang yang masih terpakai bukan barang yang rusak dan dalam posisi terkunci. Oleh tim asesor, kondisi ini difoto untuk pendukung data penguat sekolah.
Selain itu, lanjut dia, yang harus diperhatikan hal-hal sepele dan relatif murah, contohnya penangkal petir. Soal penangkal petir ini sudah dijawab karena belum selesai pembangunannya. Tapi sebaiknya tetap dipasang. Sedangkan terkait tabung pemadam kebakaran hendaknya ada di ruang laboratorium dan perpustakaan.
“Sebetulnya kalau lebih detil saya tanyakan tentang jurnal program dan penanggung jawab UKS. Serahkan saja (UKS) kepada guru olahraga, kan nyambung. Saran kami, UKS itu sebaiknya tidak berada di lantai dua karena takutnya kalau ada siswa yang pingsan harus diangkat ke lantai atas, kan merepotkan. Carikan ruang di lantai bawah.Jadi ketika ada anak yang pingsan bisa segera dibawa ke ruang UKS,” kata dia.
Kemudian soal perpustakaan, menurut Enny, harusnya ada program, ada penomoran buku sesuai standar yang ada. Tugas seperti ini bisa diserahkan saja kepada guru Bahasa Indonesia. Laboran juga demikian diserahkan ke guru IPA. Di situ harusnya ada program, jurnal, inventaris barang, kemudian pisahkan juga lemari bahan dengan lemari alat. Mumpung nanti akan dibangunkan lab, nah sekalian ditata. Jadi di dalam lab itu, depannya harus untuk memposisikan meja demo, harus panjang, dan lebih tinggi posisinya sehingga anak yang di belakang kalau ada teman yang praktik terlihat. Selain itu, ada program, ada jurnal juga ada jadwal untuk masuk ke lab.
Enny menyarankan, kepala sekolah terus bersinergi atau melakukan connecting dengan pengawas sekolah, apa saja yang harus dilakukan. Kalau pengawas berkenan pasti akan mengarahkan. Selain itu, sering bertanya, jangan malu. Apalagi, sekolah ini punya kelebihan SDM muda-muda yang bisa diajak lari untuk maju.

“Pesan saya, sekolah ini kan berbasis agama Islam, seandainya ada suatu program anak yang lulus sekolah dari SMP Islam Baitul Makmur ini ada yang hafis, agar terdengar ke luar. Jadi bisa menjadi daya tarik. "Nggak harus semua (hafis),memang berat. Misalnya setahun anak 2 atau 3 yang hafis kan membanggakan. Lalu undang orangtuanya biar ikut bangga. Jadi setiap titik prestasi anak pamerkan kepada orang tua.
Terkait hasil akhir penilaian dari visitasi tim asesor ini, Enny mengatakan akan keluar setelah Desember. “Perkiraan, hasilnya (penilaian akreditasi) setelah Desember dari sekarang, atau awal tahun depan,” tandasnya.
Sementara itu, Kepala SMP Islam Baitul Makmur Ahmad Nur Syadzili, S.Pd mengatakan, kami mengucapkan banyak terima kasih atas saran-saran dan juga ilmu yang telah diberikan kepada kami khususnya keterkaitan dengan pengembangan lembaga SMP Islam Baitul Makmur.
Nur mengatakan, dalam visitasi akreditasi ini tim asesor melihat-lihat administrasi sekolah, peninjauan langsung kegiatan belajar mengajar (KBM) di kelas,  perpustakaan, laboratorium, dan UKS. (hen)


Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Siswa SMK Baitul Makmur Dilatih Kewirausahaan

Administrator Web
MALANG_BM-Untuk melatih kewirausahaan terhadap siswa, SMK Baitul Makmur bekerja sama dengan PT Nutrifood Indonesia Area Malang dan Pasuruan menggelar presentasi Marketing Challenge 2018 di Ruang Kelas SMK Baitul Makmur, Selasa (16/10/2018). Dari presentasi ini diharapkan anak didik SMK yang beralamat di Jalan Sawojajar 17B No.58 ini terpacu untuk menjadi pebisnis dalam skala kecil.
Beny Chandra, Marketing Coordinator Promotion Nutrifood area Malang dan Pasuruan mengatakan, pihaknya merasa senang atas kesempatan yang diberikan SMK Baitul Makmur untuk menggelar presentasi Marketing Challenge.
                                                                                                                  
“Kami sharing tentang Yuzu Another Sales dalam rangka Marketing Challenge 2018. Kami memberikan materi tentang marketing ke adik-adik di SMK Baitul Makmur. Harapannya seminggu ke depan akan ada challenge dari Nutrisari Yuzu,” papar Beny di sela-sela presentasi Marketing Challenge 2018.  
Dia mengatakan, siswa yang berhasil dalam menjalankan penjualan produk Nutrifood yang sudah ditentukan akan dipilih sekolah untuk mewakili SMK Baitul ke tingkat Malang Raya mengikuti Yuzu Business Plan 2018  
      “Kami menawarkan marketing challenge ke sekolah-sekolah di Malang Raya untuk nanti pelaksanaan tanggal 20 Desember. Prosesnya, sekolah akan memilih tim marketing kemudian presentasi di tingkat Malang Raya untuk diambil juara 1, 2, dan 3,” ujarnya.

      Beny berharap dari kegiatan ini siswa bisa termotivasi untuk belajar lagi bukan hanya memaksimalkan di internal sekolah. Tetapi di eksternal sekolah siswa bisa belajar marketing yang bisa menjadi bekal setelah lulus dari SMK Baitul Makmur.
      Dia menambahkan, peserta terbaik dari marketing challenge ini berkesempatan untuk magang di Nutrifood Area Malang. “Yang tertarik bisa mengajukan lamaran ke Nutrifood Area Malang, nanti akan kami seleksi. Magang di kami tidak hanya sekedar belajar tentang Nutrifood tetapi nanti akan ada uang pengganti kendaraan, dan dianggap sebagai tim Nutrifood di area tersebut,” tegas dia.

      Sementara itu, Wakil Kepala Kurikulum SMK Baitul Makmur Febby Cahya Triandra, S.Pd, M.Pd mengatakan, presentasi Marketing Challenge 2018 ini diikuti oleh semua siswa kelas X, XI, dan XII. Karena itu, dia berharap setiap siswa memiliki semangat untuk lebih berkompetensi di bidang kewirausahaan.
“Dari Nutrifood memang memberikan kesempatan kepada selama satu minggu, siswa punya kemampuan menjualnya berapa. Ketika nanti yang jualnya paling banyak, dia yang berhak mengikuti marketing challenge pada Desember nanti melawan dengan sekolah lain,” ujar dia. (hen)



Penulis/Editor: Hendarmono Al Sidarto

Coprights 2018 | Designed By | #GoldCreative